Rumah Mungil, Desain dan Perencanaan

, , Comment closed

Rumah mungil dapat dijadikan pilihan desain, rumah ini mengusung konsep sederhana, minimalis, praktis dan tentunya ekonomis. Selain itu, dapat juga dijadikan rumah kebanggaan. Karena desainnya yang semakin hari semakin menarik. Rumah terlihat indah di dalam maupun luar. Bahkan ada pula yang mengaplikasikan konsep rumah mungil 2 lantai pada desain rumah minimalisnya.

Membuat rumah lebih baik tidak selalu membutuhkan banyak uang. Kenyataannya, terdapat banyak cara untuk memperbaiki rumah dan kualitas kehidupan meskipun dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Kontainer bekas adalah bahan rumah mungil yang sedang populer.

Sebelum membangun sebuah rumah, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan yaitu:

Lokasi Pembangunan Rumah Mungil

Dalam pemilihan lokasi pembangunan rumah mungil minimalis tentunya harus dipertimbangkan tentang:

  1. Perijinan dari aparat setempat.
  2. kemungkinan terjadinya banjir.
  3. dari arah manakah angin kencang datang?
  4. dari mana sumber air terdekat?
  5. berapa banyak cahaya matahari?
  6. apakah ada pepohonan peneduh?

Seringkali, desain rumah mungil dibangun dengan konsep mudah untuk dipindahkan. Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko-risiko tersebut. Bahkan di Amerika Serikat dan Australia, kebanyakan rumah mungil memiliki roda, sehingga dapat digolongkan dalam rumah campervan dan tidak termasuk rumah mungil yang iegal.

Lokasi Pembangunan Rumah

Pencagahan bencana  adalah isu keluarga, masyarakat dan nasional. Daerah tepi dan tebing sungai harus dilindungi untuk mengurangi risiko banjir. Pohon, bambu dan rumput di sepanjang tebing sungai dapat mengurangi risiko tersebut dan erosi. Reboisasi dari lahan masyarakat juga akan menguangi risiko tanah longsor.

Fitur dan Perabotan Rumah Mungil

Setiap satu sentimeter persegi pada desain rumah mungil itu sangatlah berarti. Dengan perencanaan yang baik dan matang, rumah mungil dengan ukuran 20 meter persegi pun akan terasa luas dan nyaman untuk dihuni.Salah satu kuncinya adalah dengan menggunakan pintu geser. Karena dapat mengurangi tempat yang digunakan dibanding lipatan pintu konvensional.

Fitur dan Perabotan Rumah Mungil

Selain itu,untuk membuat rumah mungil terasa lebih lega yaitu dengan memperbesar area jendela. Dengan area jendela yang lebih besar akan memungkinkan pencahayaan alami dan pemandangan luar lebih banyak Sehingga kita berada dalam rumah tetapi terasa lega seperti di rumah yang luas.

Kesalahan yang fatal adalah menganggap bahwa “rumah minimalis” berarti “semuanya minimalis”. Tidak semua hal bisa dibuat skala kecil. Dengan mengecilkan kamar mandi dan ranjang tidur, ini akan mempengaruhi kualitas hidup anda.

Cara yang lebih baik adalah dengan menggunakan furnitur yang multifungsi. Satu furnitur dasar bisa dibuat berbagai fungsi, seperti ranjang yang bisa ditransformasi menjadi meja kerja, ketika. Sebagian dinding yang dapat diubah menjadi tempat duduk, dan diubah kembali jika sudah tidak digunakan.

Perkirakan Berat Rumah Mungil

Berat merupakan hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam merancang sebuah rumah mungil. Jika rumah dirancang untuk dapat dipindah-pindahkan , bahan-bahan yang ringan dapat membantu mengurangi berat rumah.

Apalagi rumah mungil yang dirancang untuk dapat dimuat dengan trailer. Komposisi beratnya pun harus diatur, tidak boleh pusat berat berada pada titik tertentu yang dapat mengganggu keseimbangan trailer ketika sedang berjalan.

Pencegahan Penyakit dan Kesehatan yang Baik

Meskipun rumah mungil itu minimalis, akan tetapi Anda juga harus mepertimbangkan kesehatan. Penyakit yang mungkin terjadi dapat dicegah dengan desain dan pembangunan rumah yang baik. Begitu pula dengan dapur. Berikut adalah beberapa masalah yang dapat menyebabkan penyakit berikut solusinya:

  1. Pembakaran sampah dapat menghasilkan asap yang menyebabkan gangguan kesehatan
  • Sebanyak mungkin mendaur ulang sampah.
  • Membakar sisa sampah di tempat khusus jauh dari rumah.
  1. Masalah paru-paru, pernapasan dan TBC dapat disebabkan oleh asap.
  • Ventilasi yang baik di dapur
  • Cerobong asap (pipa).
  • Meminimalkan produksi asap dari kompor/oven.
  1. Lumut dan dinding lembab dapat menyebabkan gangguan paru-paru dan masalah pernapasan.
  • Mengeringkan lantai dan areal tempat tinggal.
  • Atap yang tidak rusak atau bocor.
  • Menjaga hujan jauh dari dinding.
  • Ventilasi yang baik.
  1. Nyamuk menyebabkan malaria, DBD dan sebagainya, mereka berkembang biak dalam air.
  • Jangan biarkan air tergenang
  • Tutup setiap tempat penyimpanan air.
  • Pasang jaring nyamuk atau kelambu.
  1. Tempat cuci yang kotor menjadi tempat penyebaran penyakit.
  • Buatlah supaya cepat menguras air
  • Sistem penyaringan yang sederhana untuk membersihkan.
  1. WC yang kotor dan terbuka dapat menyebarkan penyakit.
  • Cegah binatang dan serangga memakan / menyentuh kotoran manusia.
  • Jaga kebersihan WC.
  1. Tikus, anjing dan kucing, kecoa dan lalat dapat menyebarkan penyakit jika mereka makan makanan yang kotor.
  • Menjaga semua makanan terlindung di tempatnya.
  • Cegah binatang masuk dapur.
  • Desain rumah supaya mudah dibersihkan.

Ventilasi Rumah Mungil yang Baik

Rumah mungil juga harus dirancang agar tetap sejuk. Udara panas secara alami akan bergerak naik. Sebuah ventilasi udara dapat dibuat dengan ukuran 30 cm x 15 cm ditutup dengan jaring / ram yang dapat menahan nyamuk dan tikus.

Ventilasi yang Baik

Ventilasi terletak di bagian atas dan bagian bawah. Ventilasi yang berada di bagian atas memungkinkan udara panas keluar dari ruangan. Sedangkan ventilasi yang berada dibawah memungkinkan udara sejuk masuk kedalam ruangan. Membuka jendela juga membantu menyejukkan rumah. Pohon dan tumbuhan di sekitar rumah akan membantu udara yang lebih sejuk masuk ke rumah.

Manajemen Pembuangan

Meskipun rumah mungil, permasalahan limbah juga harus dipertimbangkan. Pembuangan yang baik adalah melakukan pemisahan pembuangan dan mengubah sebagian besarnya menjadi produk-produk yang bermanfaat. Limbah rumahan antara lain sampah dan limbah kamar mandi.

Merupakan kesalahan apabila membakar segala sesuatunya, membiarkan binatang memakan / menyentuh kotoran manusia. Bahkan yang lebih fatal adalah membuangnya ke sungai. Tentunya ini akan menyebabkan polusi dan akan memberikan efek buruk di kemudian hari.

Daun-daun adalah mulsa yang berharga dan dapat dibuat untuk tanaman. Sisa makanan dapat dijadikan makanan binatang. Air yang telah digunakan dapat dialirkan ke kebun melalui parit, lebih baik lagi jika memprosesnya dengan sistem greywater. Pengomposan limbah ruang cuci dapat dilakukan dengan menyalurkannya ke pohon-pohon pisang. Limbah WC juga dapat dijadikan pupuk kompos dan masih banyak lagi contohpengolahan lainnya.

Beberapa pembuangan akan tetap dibakar, khususnya sampah plastik. Pembakaran plastik sebaiknya dibakar di tempat khusus bertemperatur tinggi agar terbakar sempurna. Karena pembakaran sempurna plastik akan menghilangkan kandungan dioksin yang dapat membahayakan kesehatan.

Sumber Energi Rumah Mungil yang Digunakan

Tak dapat dipungkiri, energi merupakan hal yang sudah menjadi kebutuhan manusia. Kebutuhan hidup kita tidak lepas dengan penggunaan energi. Seperti energi listrik untuk berbagai keperluan, energi panas untuk memasak dan lain-lain.

Sumber Energi yang Digunakan

Pada umumnya rumah mungil juga mengusung konsep ramah lingkungan. Sumber energi yang baik adalah sumber energi yang terbarukan.Seperti sistem tenaga matahari, air dan angin sebagai sumber energi listrik. Sistem biogas dari limbah ternak atau limbah WC yang dapat digunakan untuk keperluan memasak. Selain itu limbah biogas juga dapat digunakan sebagai pupuk untuk tanaman.

Selain energi, lakukan juga penghematan air. Anda dapat menambahkan fitur kolektor air hujan untuk persediaan air. Air hujan yang turun melalui atap dialirkan dengan kanal menuju tempat penampungan dan penjernihan. Air ini dapat digunakan sebagai air bilas kamar mandi ataupun untuk menyiram tanaman.